Rabu, 23 November 2011

Situs Batujaya, Rengasdengklok : Mengapa ditinggalkan ?


awang1.jpgIni ada tulisan kawan geologist yg bekerja di BPMIGAS.
Cukup menarik ulasan beliau. Untuk kita … apa yg dapat dipelajari dari peninggalan candi ini, simak paling akhir ditulisan ini.
sumber foto : http://www.ils.fr/candi/indonesie/cangkuang.htm

Situs Batujaya, Rengasdengklok : Penemuan Arkeologi Terpenting di Asia dalam 50 Tahun Terakhir
oleh Awang Harun Satyana

Mungkin ulasan ini OOT (out of topic) tetapi, sebagaimana ekskavasi-ekskavasi arkeologi lainnya, ada kaitannya juga dengan geologi: terkait dengan sedimentasi Delta Citarum dan terkait dengan rencana pengembangan lapangan minyak Pondok Tengah (Pertamina) dan pemboran eksplorasi Ranca Jawa. Lagipula, penemuan besar semacam ini saya kalau tidak diketahui, padahal jaraknya tak sampai 50 km di sebelah timur laut Jakarta. Semoga bermanfaat.


batujaya.JPG

batujaya-map.jpgBatujaya adalah sebuah desa di tepi Sungai Citarum, sekitar 20 km di sebelah barat laut kota Rengasdengklok, Kabupaten Karawang. Batujaya hanya 20 km dari Ujung Karawang – tempat bermuaranya Sungai Citarum di Laut Jawa yang membentuk delta. Sekitar 25 km ke sebelah timur, terdapat kampung Cibuaya – sebuah kampung yang di kalangan para ahli arkeologi terkenal sebab di dalamnya terdapat situs Cibuaya yang menyingkapkan artefak-artefak penting pra-sejarah (Neolitikum) Jawa Barat dan Indonesia. Cibuaya terletak 5 km dari tepi pantai. Dulu, mungkin Batujaya dan Cibuaya terletak di tepi pantai, sedimentasi Kuarter di wilayah ini sangat aktif.

Rahasia Sumur Zam - Zam

      sumber http://2.bp.blogspot.com/ 


Selama ini kita mengenal sumur Zamzam dari buku-buku agama. Namun sebenarnya ada sisi ilmiah saintifiknya juga looh. Cabang ilmu geologi yang mempelajari tentang air adalah hydrogeologi.

- :( “Lah, ya sudah semestinya PakDhe membahas dari sisi ilmiahnya, dhe. Kalau khasiatnya nanti aku tanya Wak Haji sebelah aja ya, Dhe. Eh, Pakdhe mau umrah lagi kapan, Dhe ?”
+ :D “Emang mau apa ?”
- :( “Ya oleh-oleh air Zamzam to, Pak dhe ? looh emange nopo saya boleh ngikut nderek ?”

Khasiat air Zam-zam tentunya bukan disini yang mesti menjelaskan, tapi kalau dongengan geologi sumur Zam-zam mungkin bisa dijelaskan disini. Sedikit cerita Pra-Islam, atau sebelum kelahiran Nabi Muhammad, diawali dengan kisah Isteri dari Nabi Ibrahim, Siti Hajar, yang mencari air untuk anaknya yang cerita selanjutnya bisa ditanyakan ke Wak Haji disebelah ya. Sumur ini kemudian tidak banyak atau bahkan tidak ada ceritanya, sehingga sumur ini dikabarkan hilang.
Sumur Zam-zam yang sekarang ini kita lihat adalah sumur yang digali oleh Abdul Muthalib kakeknya Nabi Muhammad. Sehingga saat ini, dari “ilmu persumuran” maka sumur Zam-zam termasuk kategori sumur gali (Dug Water Well).

Dimensi dan Profil Sumur Zam-zam
Bentuk sumur Zam-zam dapat dilihat dibawah ini.
zam-zam.jpgSumur ini memiliki kedalaman sekitar 30.5 meter. Hingga kedalaman 13.5 meter teratas menembus lapisan alluvium Wadi Ibrahim. Lapisan ini merupakan lapisan pasir yang sangat berpori. Lapisan ini berisi batupasir hasil
transportasi dari lain tempat. Mungkin saja dahulu ada lembah yang dialiri sungai yang saat ini sudah kering. Atau dapat pula merupakan dataran rendah hasil runtuhan atau penumpukan hasil pelapukan batuan yang lebih tinggi topografinya.

Hajar Aswad – Batu Apakah Kalau Bukan Batu Meteor ?

Dalam beberapa pekan ini kita akan kedatangan para jamaah haji yang baru pulang dari Ibadah haji di Makkah. Tentusaja ada cerita tentang Air Zam-zam juga ada cerita Hajar Aswad yang berupa batu hitam itu. Nah, berbicara soal batu tentunya sebagai ahli batu akan tertarik untuk melihat, jenis batu apakah Hajar Aswad ini ?
 
Pak Lik Marufin yang senang sekali dengan dunia langitan, atau dunia langit juga ikuta menuliskan tentang batu ini. Karena banyak cerita dibalik batu hitam Hajar Aswad ini sebagai batuan meteorit. Benarkah ?
 
:( “Tapi apapun yang ada di dunia ini kan dari Yang Maha Kuasa yang ada diatas sana kan, Pakde ?
:-) “Tuhan yang maha kuasa tentunya tidak harus diatas sana kan, Thole. Tuhan ada dimana-mana termausk dihati kita”
 
Barangkali tak ada sebutir batu yang paling banyak dihormati dan dicium umat manusia selain Hajar Aswad. Berdiri tegak di pojok tenggara Ka’bah, batu ini senantiasa menarik perhatian umat manusia yang berthawaf di Ka’bah baik dalam rangka menunaikan ibadah haji atau umrah. Bersamaan dengan itu menarik pula untuk mencermati darimana asal batu hitam ini.

Pengaruh Air Pada 7 Bagian Tubuh

Air adalah komponen utama dalam tubuh manusia, bahkan sekitar 55 persen berat tubuh kita adalah air. Tanpa air makhluk hidup tidak mungkin tumbuh dan berkembang karena air sangat vital untuk reaksi kimia tubuh.
Air harus dikonsumsi setiap hari karena tubuh tidak bisa membuatnya. Untuk mengetahui peran air dalam tubuh kita, simak apa saja pengaruh air pada 7 bagian tubuh berikut ini:
1. Otak
Tubuh yang terhidrasi dengan baik akan membuat daya ingat lebih tajam, mood stabil dan motivasi lebih baik. Jika kecukupan air dalam tubuh baik, kemampuan kita dalam memecahkan masalah juga akan meningkat.
Para ilmuwan menyebutkan kekurangan air akan menyebabkan aliran oksigen ke area otak berkurang sehingga sel-sel saraf menyusut sementara. Tak heran jika orang yang kehausan biasanya sulit berkonsentrasi.
2. Mulut
Air akan menjaga tenggorokan dan bibir lebih basah dan menjaga mulut kekeringan. Kondisi mulut yang kering bisa memicu bau mulut dan rasa yang tidak enak, bahkan gigi berlubang.